Loadbalancer 2 ISP dengan mikrotik
Sebuah jaringan bisa saja mendapatkan layanan Internet dari dua atau lebih ISP yang berbeda. Pada kondisi ini Router MikroTik akan menggunakan dua atau lebih gateway. Untuk dapat memanfaatkan dua gateway atau lebih dapat dilakukan memisahkan trafik dari host tertentu ke sebuah ISP.
Skenario jaringan yang digunakan adalah sebagai berikut :
Skenario yang dijalankan adalah sebagai berikut :
Skenario yang dijalankan adalah sebagai berikut :
- Host 10.10.10.2 dan 10.10.10.3 menggunakan ISP 1
- Host 10.10.10.4 dan 10.10.10.5 menggunakan ISP 2
[admin@ijc-router] >ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@ijc-router] >ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether3 action=masquerade
[admin@ijc-router] >ip firewall nat print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
1 chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether3
Selanjutnya dilakukan penandaan paket data yang akan keluar dari client 1 dan client 2, misalnya paket tersebut ditandai dengan label isp-1. Perintah yang digunakan adalah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=10.10.10.2 action=mark-routing new-routing-mark=isp-1
[admin@ijc-router] >ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=10.10.10.3 action=mark-routing new-routing-mark=isp-1
Kemudian dilakukan penandaan paket data yang akan keluar dari client 3 dan client 4, misalnya paket tersebut ditandai dengan label isp-2. Perintah yang digunakan adalah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=10.10.10.4 action=mark-routing new-routing-mark=isp-2
[admin@ijc-router] >ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=10.10.10.5 action=mark-routing new-routing-mark=isp-2
[admin@ijc-router] >ip firewall mangle print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=isp-1 passthrough=yes src-address=10.10.10.2
1 chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=isp-1 passthrough=yes src-address=10.10.10.3
2 chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=isp-2 passthrough=yes src-address=10.10.10.4
3 chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=isp-2 passthrough=yes src-address=10.10.10.5
Load Balancing
Untuk mengarahkan traffic dari client 10.10.10.2 dan 10.10.10.3 ke ISP 1, maka perintah yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] > ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=222.124.222.161 routing-mark=isp-1
Sedangkan untuk mengarahkan traffic dari host 10.10.10.4 dan 10.10.10.5 ke ISP 2, maka perintah yang dapat digunakan adalah sebagai
berikut :
[admin@ijc-router] >iproute add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=60.1.1.1 routing-mark=isp-2
Selangkapnya traffic routing adalah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic, C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf, m - mme,B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit
# DST-ADDRESS PREF-SRC GATEWAY DISTANCE
0 A S 0.0.0.0/0 222.124.222.161 1
1 A S 0.0.0.0/0 60.1.1.1 1
2 ADC 10.10.10.0/24 10.10.10.100 ether2 0
3 ADC 60.1.1.0/28 60.1.1.2 ether3 0
4 ADC 222.124.222.160/28 222.124.222.162 ether1 0
Untuk memonitor traffic dapat menggunakan WinBox, melalui menu Interface > Ethernet, seperti pada gambar di bawah ini :
Fail Over
Dalam kondisi normal konfigurasi semula telah memungkinkan adanya fitur fail over jika salah satu dari ISP down. Namun jika dalam kondisi normal hanya diinginkan satu ISP yang digunakan sedangkan ISP kedua hanya menjadi cadangan maka kita dapat mengkonfigurasikan distance pada entry routing dengan nilai terendah yang menjadi prioritas.
Fail over dapat dibuat dengan memanfaatkan protocol ICMP dan nilai Administrative Distance dari setiap entry routing.
Perintah yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=222.124.222.161 routing-mark=isp-1 check-gateway=ping
[admin@ijc-router] >ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=60.1.1.1 routing-mark=isp-2 check-gateway=ping
Sedangkan entry fail overjika link ke ISP 1 terputus dapat dibuat dengan menggunakan perintah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=60.1.1.1 routing-mark=isp-1 check-gateway=ping distance=10
Sedangkan entry fail overjika link ke ISP 2terputus dapat dibuat dengan menggunakan perintah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=222.124.222.161 routing-mark=isp-2 check-gateway=ping distance=10
Untuk melihat berfungsinya fail over, dapat menggunakan perintah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic, C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf, m - mme, B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit
# DST-ADDRESS PREF-SRC GATEWAY DISTANCE
0 A S 0.0.0.0/0 222.124.222.161 1
1 S 0.0.0.0/0 60.1.1.1 10
2 S 0.0.0.0/0 60.1.1.1 1
3 A S 0.0.0.0/0 222.124.222.161 10
4 ADC 10.10.10.0/24 10.10.10.100 ether2 0
5 ADC 60.1.1.0/28 60.1.1.2 ether3 0
6 ADC 222.124.222.160/28 222.124.222.162 ether1 0
sumber
Fail Over
Dalam kondisi normal konfigurasi semula telah memungkinkan adanya fitur fail over jika salah satu dari ISP down. Namun jika dalam kondisi normal hanya diinginkan satu ISP yang digunakan sedangkan ISP kedua hanya menjadi cadangan maka kita dapat mengkonfigurasikan distance pada entry routing dengan nilai terendah yang menjadi prioritas.
Fail over dapat dibuat dengan memanfaatkan protocol ICMP dan nilai Administrative Distance dari setiap entry routing.
Perintah yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=222.124.222.161 routing-mark=isp-1 check-gateway=ping
[admin@ijc-router] >ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=60.1.1.1 routing-mark=isp-2 check-gateway=ping
Sedangkan entry fail overjika link ke ISP 1 terputus dapat dibuat dengan menggunakan perintah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=60.1.1.1 routing-mark=isp-1 check-gateway=ping distance=10
Sedangkan entry fail overjika link ke ISP 2terputus dapat dibuat dengan menggunakan perintah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=222.124.222.161 routing-mark=isp-2 check-gateway=ping distance=10
Untuk melihat berfungsinya fail over, dapat menggunakan perintah sebagai berikut :
[admin@ijc-router] >ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic, C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf, m - mme, B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit
# DST-ADDRESS PREF-SRC GATEWAY DISTANCE
0 A S 0.0.0.0/0 222.124.222.161 1
1 S 0.0.0.0/0 60.1.1.1 10
2 S 0.0.0.0/0 60.1.1.1 1
3 A S 0.0.0.0/0 222.124.222.161 10
4 ADC 10.10.10.0/24 10.10.10.100 ether2 0
5 ADC 60.1.1.0/28 60.1.1.2 ether3 0
6 ADC 222.124.222.160/28 222.124.222.162 ether1 0
sumber
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)